Kamis, 26 November 2009

Proses Hidup

Proses hidup itu seperti seperti menunggu lajunya mobil yang berlaju kencang untuk menyebrang. Ada saatnya, mobil berlaju begitu cepat dan banyak . dan ada saatnya juga mobil berlaju dengan lamban dan sedikit sehingga kita bisa dengan mudah menyeberang dengan selamat dan tanpa makian.

Jika kita nekat menyebrang jalan di tenga-tengah lajunya mobil yang begitu cepat dan banyak, mungkin kita akan selamat atau mungkin juga tidak selamat. Yang selamat pasti akan mendapatkan umpatan atau makian.

Artinya, siapapun yang mau bersabar dan terus berusaha untuk tersenyum dalam hidup, ia pasti akan melewati masa-masa sulit dalam hidupnya. Atau, ketika masanya kita bermalas-malasan, atau masanya sedih, atau masanya bahagia, pasti semua punya masa atau waktu untuk berubah……dari yang sedih menjadi bahagia. Bahagia akan menjadi sulit. Dan seterusnya.

Tetap optimis dan selalu berfikir “pasti ada sesuatu di sisi yang lain….”..

Tuhan

Ketika aku menyelesaikan tulisan Skripsi tentang Mulla Shadra, akhirnya aku tak sungkan dan ragu untuk mengatakan, bahwa aku adalah Tuhan. Dan tuhan adalah Aku. Tuhan sebagai Zat yang tak berwujud, ingin dikenal melalui nama, yang akhirnya muncul nama-nama Tuhan,seprti Tuhan, Allah, Yesus, Yahweh, Dewa, dll. Dari nama itu kemudian termanifestasi pada malaikat, Alam dan akhirnya pada makhluk, seperti manusia, hewan, Tumbuhan dan bahkan benda-benda mati di sekitar kita juga emosi yang ada pada makhluknya.

Artinya semua yang ada di sekitar kita atau bahkkan diri kita adalah manifestasi Tuhan. Kita adalah cermin Tuhan untuk melihat Dirinya. Karena semua adalah manifestasi Tuhan, maka perlakukan semuanya seperti memperlakukan diri kita sendiri. Kalau kita tidak suka dimarahi atau di ejek, atau di abaikan. Berarti sama halnya dengan makhluk yang lain. Jika masih ingin dihargai maka hargailah….

Antara Roh dan Jasad (komentar Hari Kiamat 2012)

Dalam perjalanan menuju Cilamaya, Dida bertanya tentang kiamat, roh, peradaban baru dll. Bagiku tidak ada surge dan neraka , secara fisik seperti yang digambarkan dalam Alquran. Itu bagiku hanya sebuah symbol, bahwa surge adalah sebuah kebahagian dan neraka adalah kesedihan. Saya percaya dengan adanya hari Kiamat atau hari kehancuran bumi. Apapun itu namanya, bumi akan mengembalikan keseimbangan dan akan menyebabkan sebuah goncangan yang maha Dahsyat yang akan menenggelamkan daratan. Dan itu hanya sebentar karena Bumi akan memulai kembali peradaban baru. Di hari kiamat, tidak semuanya manusia akan mati, pasti ada yang selamat atau terselamatkan untuk menenruskan peradaban yang baru.

Ketika manusia mati, maka rohnya akan berpisah dengan jasadnya. Jasad yang terkubur akan hilang, entah sebagai sari makanan untuk tumbuh-tumbuhan atau hewan kecil. Keyakinan umat muslim, bahwa ketika kiamat telah usai, maka jasad akan dibangunkan kembali, dengan bentuk yang beraneka ragam. Sesuai dengan amal perbuatannya ketika di bumi atau dunia. Jika selama hidup ia melakukan hal-hal yang bersifat hewani, yaitu nafsu yang tak terkontrol seperti perilaku hewan yang tak punya otak, maka ia nanti akan menjadi monyet atau hewan apa saja yang cocok dengan karakternya. Tapi jika selama hidup ia bersifat dan bersikap seperti malaikat, maka ia akan menjelma menjadi malaikat. Inilah yang disebut dengan konsep ajsad, pen-jasad-an kembali.

Tetapi logikanya, bagaimana jika sebelum mati, ia mengorbankan organ tubuhnya untuk disumbangkan ke sebagian manusia. Misalnya menyumbangkan mata, jantung, paru-paru atau ginjal dll. Lalu ketika akan dibangkitkan , timbul sebuah pertanyaan, jasad yang mana yang akan dibangkitkan ?

Ada sebagian ulama berpendapat, bahwa ketika manusia mati, maka rohnya akan berpisah dengan jasad dan ketika itu pula putuslah semua kontrak antara roh dan jasad. Jasad mati dan hilang . sedangkan roh mencari jasad baru, sesuai dengan kualiatas dirinya. Jia ia masih berkualitas sebagai manusia, maka ia akan menjadi manusia kembali, begitu juga jika kualitasnya sebagai hewan, tumbuhan dan malaikat,maka ia akan menjadi apa yang sesuai dengan kualitasnya masing-masing. Begitulah seterusnya siklus itu terjadi tanpa henti…….

Maka dari itu sebaiknyalah, kita berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas diri untuk menjadi diri yang lebih baik dan semakin baik. Tuhan tidak pernah menyuruh kita menjadi malaikat, manusia, tumbuhan dan Hewan. Tuhan memberikan kebebasan pada manusia untuk memilih, mana yang terbaik baginya. Toh hewan dan Tumbuhan juga bagian dari manifestasi diri-Nya.

Senin, 23 November 2009

November Akhir

bulan ini penuh dengan kejutan. pertama aku mendapatkan kembali kehangatan dari keluarga. banyak kisah cinta yang dialami kawan-kawan yang menginspirasiku. juga akhirnya aku bisa bersentuhan dengan teater. tiba-tiba saja aku di ajak main teater sama mas khum, teater asuhan mas Radar. berharap aku bisa konsisten dan bisa melakukannya dengan baik. walaupun Dida, kawanku tidak menyetujui, dengan alasan waktu yang kurang tepat karena rencananyya aku bakal backpacker ke kalimantan, meneruskan perjalanan yang dulu pada bulan Desember.

Minggu depan aku harus mengikuti ujian masuk S2 di UI. Saya akan terus berusaha untuk bisa lolos. Walaupun kendalanya di matematika. Tapi aku sudah mengontak bak Maf untuk mengajariku. Ya tuhan semoga aku bisa lulus. Aku tak akan minta apa-apa selain aku bisa lulus ujian ini. Karena ini adalah harapan banyak orang , termasuk aku sendiri. Hidupku sudah aku planingkan untuk ke depan. Dan aku belum punya planning alternatif. Semoga semuanya berjalan dengan lancer dan berakhir bahagia.

Minggu kemaren, ayah dan adikku berangkat ke tanah suci Mekkah. Semoga mereka berdua baik-baik dan selalu sehat.terus terang aku benar-benar merasa tak enak dan sungkan dengan keluargaku, karna pada dasarnya aku lah yang berangkat ke Mekkah tahun ini, tapi karna aku merasa belum siap dan memnag belum ingin bergelar haji, makanya aku tolak dan akhirnya adikku lah yang menjadi pengganti. Ya tak apalah yang penting aku masih ingin membuat mereka bahagia.

Kemaren Dida datang dan mengajakku ke karawang, menjenguk ani yang lagi terapi setelah kecelakaan. Dan keesokan harinya aku berangkat ke Bandung untuk mengikuti kuliah. Ada banyak hal yang baru dan surprise aku rasakan, tapi tak kupungkiri jika itu begitu cepat berlalu dan kulupakan. Artinya bukan itu yang kucari..

Ke Bekasi mengunjungi Endang dengan keluarga barunya. Sekaligus berkenalan dengan pacar barunya Dida. Gak nyangka anak itu, bisa juga ia pacaran. Yang kutahu, dulu ia paling benci dengan lelaki. Sebenarnya didalam dirinya, apa yang ia cari ? kenapa aku belum ingin berhubungan dengan lelaki. Alias belum ingin pacaran. Entahlah,bukan berarti aku lesbi, aku tetap menyukai pria tapi belum ingin menjalin sebuah hubungan. Mungkin belum saatnya dan waktunya pun belum tepat. Lagipula aku benar2 ingin folus pada kuliahku dan ingin sekali bisa kerja . aku hanya punya mimpi, bisa ke eropa dan pada akhir kuliah S2 ku, sudah punya rumah, mobil dan pekerjaan tetap. Oh Tuhan bagaimana aku bisa mewujudkan mimpiku ini ? sedangkan aku masih sibuk dengan khayalan-khayalan yang tak jelas. Apa yang harus aku lakukan ?

Beri aku petunjuk dengan adanya Kamu didalam diriku

………..

Sabtu, 07 November 2009

ini hari ulang tahun yang ke 25 tahun...

salam,
kadang-kadang ada rasa bangga umurku sudah 25 tahun. tapi di konteks yang lain, aku malu dan tertekan dengan pertambahan umurku. bangga karna aku sudah dewasa, dan tak akan diperlakukan seperti anak kecil lagi. senang akhirnya sampai detik ini, saya masih bisa bertahan dan bertanggung jawab terhadap apa yang sudah menjadi prinsip dan rencananku. dan bahagia aku masih punya mimpi yang sama ketika aku masih kecil, ketika aku tahu apa itu mimpi dan bagaimana mewujudkannya. aku harus tetap mewujudkannya, entah apapun yang akan terjadi, asalkan mimpiku bisa terwujud. aku ingin mengelilingi dunia...! iya, gombal kan...? tapi aku yakin suatu saat, entah sampai kapan, pasti terwujud......
hufh... tapi aku menjadi sedih dan malu ketika umurku beranjak 25 tahun, aku belum bisa berdiri di atas kakiku sendiri. masih saja tergantung dan menyusu pada orangtuaku. pantes saja, orangtuaku masih memperlakuknku seperti anak kecil. dan aku juga malu dengan kawan-kawanku yang sudah bisa mandiri bahkan bisa memberikan sesuatu yang bermanfaat dan bernilai untuk orangtuanya. aku jadi semakin malu.... walaupun kutahu, jalan hidup semua orang tak pernah sama, tapi aku benar-benar ingin berbagi kebahagian dengan memberikan sesuatu yang bernilai untuk keluarga dan sahabat-sahabatku. ya,.,,minimal aku bis bekerja dan menghidupi diriku sendiri. mengenai sekolah, itu msih menjadi urusan orangtuaku. toh mereka yang mau, bukan aku...
sebenarnya yang aku inginkan adalah bisa hidup berkelana di negeri orang. walaupun kata orang, aku tidak peduli dengan keluargaku, tapi aku sudah dewasa, sudah saatnya aku bisa menjalani hidup sesuai yang menjadi permintaan jiwaku.ahhh
lagi-lagi, aku memang pemalas. sadar sih dari dulu bahkan sudah khatam bagaimana memotivasi untuk menjadi sukses dan kaya, tapi yaa dasar orang malas, tetap aja jadi pengacara, pengangguran banyak acara, heh....
tapi saat ini aku benar-benar ingin bersyukur sama tuhan. sampai detik ini, ku masih merasakan kasih sayangnya buat aku begitu besar dan terus mengalir. setiap doa dan permintaan, tak pernah ia tak mengabulkannya. selalu ada dan hadir, hingga aku gak enak hati....gak minta pun kadang tuhan memberinya.....kalo pun ia tak memberinya, aku tahu, tuhan pasti punya rencana lain, dan ingin berkata padaku, "apa yang kau minta, tak tepat untukmu, minta yang lain aja .." heheh
hah! percuma aku selalu curhat, mulai detik ini coba ingatkan aku untuk tidak mengadu atau curhat. karna kali ini saatnya berkarya dan bekerja.........! ayo semangat!